Kesehatan

Cara Menentukan Nilai Yang Tepat BOD Pengolahan Air Limbah

Pengolahan air limbah sangat bergantung pada keberadaan kondisi yang menguntungkan di kolam pengolahan. Perawatan harus dilakukan dalam kondisi terkontrol ini agar efektif. Dalam artikel ini, team kontraktor ipal akan membahas satu parameter yang membantu menjaga kondisi yang menguntungkan di kolam air limbah.

Kebutuhan oksigen biokimia (BOD): Untuk parameter ini, tidak ada standar yang ditetapkan untuk penggunaan air minum. Persyaratan BOD pengolahan air limbah merupakan indikasi tingkat pencemaran air oleh zat organik yang dapat terurai secara hayati.

Uji permintaan oksigen biokimia (BOD) adalah uji empiris yang menentukan kebutuhan oksigen relatif untuk berbagai zat organik yang ada dalam air, karena terdegradasi secara biologis oleh mikroorganisme air. Studi tentang konsumsi biokimia oksigen memberikan informasi tentang proses degradasi senyawa organik. Proses ini dapat dinilai dengan pengukuran jumlah oksigen yang digunakan dan laju konsumsi oksigen. Prosesnya rumit, dan tergantung pada berbagai senyawa organik yang ada dalam air, jenis mikroorganisme yang tersedia dan pada banyak parameter lain seperti pH, kandungan DO, tingkat nutrisi, keberadaan zat beracun, adaptasi mikroorganisme terhadap zat organik dll.

Ribuan senyawa organik yang berbeda dapat terjadi di dalam air karena kondisi lingkungan yang sangat bervariasi. Oleh karena itu, proses penentuan BOD pengolahan air limbah sangat sulit.

Biasanya, kinetika proses dirangkum dalam bentuk persamaan orde pertama (reaksi unimolekuler). Persamaan ini digunakan untuk menjelaskan banyak reaksi kimia. Reaksi degradasi biokimia dari senyawa bakteri organik dapat dinyatakan dengan persamaan umum: Zat organik + O2 -> Co2 + H2O + lebih banyak bakteri.